FORUM MUSYAWARAH GURU MATA PELAJARAN IPA-FISIKA SMP KAB.MADIUN

Motivasi Belajar—Sensitif dan Tanggap Terhadap Siswa yang Membutuhkan Bantuan

Guru merupakan sosok yang seharusnya pandai membaca keadaan di kelasnya saat pembelajaran sedang berlangsung. Guru yang baik akan bersifat sensitif terhadap kebutuhan siswa. Sangat mudah baginya untuk mengenali dan mengetahui apabila ada siswa yang memerlukan bantuan dalam kegiatan belajar mengajar.

Memang, sebagian siswa dengan gamblangnya dapat mengajukan pertanyaan atau meminta bantuan guru. Siswa-siswa demikian mempunyai keterampilan komunikasi yang baik. Mereka tidak pemalu, berani bertanya, dan terbuka dalam mengemukakan pendapat. Terhadap siswa yang seperti ini tidaklah terlalu menyulitkan guru untuk mengetahui apabila mereka memerlukan bantuan. Tetapi, terhadap siswa yang pemalu, pendiam, dan tidak terbiasa berkomunikasi dengan guru melalui pertanyaan-pertanyaan atau pengungkapan pendapat, guru haruslah peka. Guru harus bisa mengenali siswa yang membutuhkan bantuan dari gerak-gerik, atau mimik yang terekspresikan oleh mereka. Memang ini bukan perkara yang mudah. Tapi, setiap guru perlu mencatat bahwa ini adalah salah satu keterampilan yang harus dimilikinya.

Cara termudah bagi guru untuk mengecek siswa yang membutuhkan bantuan dengan melontarkan pertanyaan terhadap siswa yang diduga memerlukan bantuan. Guru dapat pula berkeliling ke meja-meja siswa untuk mengamati kertas kerja atau buku catatan mereka. Kertas kerja dan catatan mereka dapat menunjukkan kepada guru apakah mereka membutuhkan bantuan atau tidak.

Jangan sekalipun mengabaikan siswa yang memerlukan bantuan. Tugas guru sebenarnya justru membantu siswa yang mengalami kesulitan belajar. Bukan hanya menikmati mengajar siswa yang mudah menerima pembelajaran, tapi juga siswa yang sulit dan lamban belajar. Bila guru tidak sensitif dan tidak tanggap, serta sering mengabaikan siswa-siswa yang memerlukan bantuan, mereka akan kehilangan motivasi belajar. Mereka akhirnya tidak lagi memusatkan perhatian mereka pada pembelajaran yang berlangsung, karena mereka merasa apa yang diupayakannya sia-sia saja. Guru akan dianggap cuek terhadap mereka dan perilaku menyimpang seperti membuat ulah di kelas akan terjadi pada siswa-siswa tersebut.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Awan Tag

%d blogger menyukai ini: